Tampilkan postingan dengan label Catatan Hati Seorang Istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Hati Seorang Istri. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Mei 2015
Sabtu, 16 Mei 2015
Jumat, 15 Mei 2015
Catatan Hati Seorang Istri Bagian 8
Karya :
Asma Nadia
“Label Baru Seorang Istri”
“Tindakan mereka telah memberikan pelabelan baru yang
tidak mengenakkan bagi istri pertama.”
Semua mata
mengarah ke panggung utama. Termasuk saya yang saat itu duduk di barisan paling
belakang. Tidak berapa lama muncul seorang muslimah cantik dengan atribut serba
pink, dari jilbab hingga rok bertumpuk yang dikenakannya.
Kamis, 14 Mei 2015
Catatan Hati Seorang Istri Bagian 7
Karya :
Asma Nadia
Suami Yang Membuatku Disini
“Akhirnya saya malah kerja di sini, mbak. Tempat yang
dulu sering dikunjungi laki saya...”
Kamar sempit
dengan penerangan yang minim. Tempat tidur kecil memanjang adalah satu-satu nya
benda yang ada di ruangan itu. Di atasnya tampak hamparan sprei berwarna putih
yang sudah kusam dan tampak kotor dengan noda di mana-ma na. Saya menahan perasaan
ketika mengambil posisi duduk di atasnya, agar berhadap-hadapan dengan seorang
perempuan yang usianya barangkali sebaya saya.
Rabu, 13 Mei 2015
Selasa, 12 Mei 2015
Catatan Hati Seorang Istri Bagian 5
Karya :
Asma Nadia
Jika Saya Dan Suami Bercerai
Kami berdua tidak bisa menebak takdir di masa depan.
Apakah pernikahan kami akan langgeng hingga kematian memisahkan,
atau tidak Saya tidak
pernah memikirkan itu sebelumnya. Rumah tangga kami bukan tanpa masalah.
Sebagaimana pasangan muda lain, satu dua pertengkaran lumrah rasanya. Lalu kenapa
saya mendadak berpikir, what if...?
Senin, 11 Mei 2015
Minggu, 10 Mei 2015
Catatan Hati Seorang Istri - Prolog
Saat cinta berpaling
dan hati menjelma
serpihan-serpihan kecil
saat prahara terjadi
saat ujian demi ujian-Nya
terasa terlalu besar untuk ditanggung sendiri
kemanakah seorang istri harus
mencari kekuatan agar hati mampu terus bertasbih?
Catatan
Hati Seorang Istri - Prolog
Karya :
Asma Nadia
Telah lama
saya meneropong; tidak hanya ke dalam hati sendiri, melainkan mencoba masuk ke
bilik hati perempuan lain, lewat kisah-kisah yang mereka bagi kepada saya.
Langganan:
Postingan (Atom)

